|
 |
 |
Awal Sukses Duo Air Supply 2004-12-16 12:41:54 Perjalanan panjang Air Supply ini dimulai pada tahun 1976, dan waktu itu vokalis Russell Hitchcock bertemu dengan Graham Russell saat keduanya mendukung produksi pementasan "Jesus Christ Superstar" di Sydney, Australia. Kemudian Mereka sepakat membentuk band dengan nama Air Supply. Untuk melengkapi formasi bandnya, keduanya merekrut Frank Esler-Smith (kibor), David Moyse (gitar), David Green (bas) dan Ralph Cooper (dram). Perhatian dari publik Internasional mulai terarah ke Air Supply sejak mereka menjadi pembuka konser Rod Stewart di kawasan Amerika Utara, sekitar akhir '70-an. Perusahaan rekaman Arista yang melihat potensi Air Supply langsung mengontrak untuk rekaman pada tahun 1980. Di bawah label ini, nama Air Supply langsung meroket di Amerika setelah album debutnya, Lost in Love meraih kesuksesan secara komersil. Album yang melejitkan nomor Lost in Love, All Out of Love dan Every Woman in the World tersebut terjual lebih dari dua juta keping. Malah, ketika melepas album kedua, The One That You Love, dua singlenya yang berjudul Here I Am (Just When I Thought I Was Over You) dan Sweet Dreams menempati 10 besar tangga lagu Amerika. Disusul album ketiga, Now and Forever yang juga menempatkan Even the Nights Are Better dalam jajaran Top Ten. Sementara Pada tahun 1983, Air Supply mencapai prestasi karir terbaiknya ketika merilis Greatest Hits yang menghadirkan satu single baru bertajuk Making Love Out of Nothing at All. Lagu ini bertengger di posisi kedua di Amerika selama dua minggu. Albumnya sendiri terjual sebanyak lebih dari empat juta keping. Namun seiring perjalanan waktu akhirnya Rangkaian kesuksesan Air Supply meredup. Penjualan album-album mereka menurun dan bahkan sempat membuat Hitchcock dan Russell jenuh dan memutuskan untuk bubar. Namun pada 1991, keduanya berkumpul kembali dan membuat album kembali.
|
|
|